Skip navigation.
Home

Cara Memberhentikan Karyawan Dengan Benar Sesuai Hukum

Kadang kala kekeliruan yang kerap terjadi dalam perusahaan merupakan kekeliruan pemilihan karyawan maka seandainya tidak diperlukan lagi perusahaan butuh ketahui cara memecat karyawan. Kehilangan pekerjaan merupakan hal yang tidak diidamkan banyak orang. Oleh maka itu biar tidak menambah perasaan sedih karyawan, jadi perusahaan mesti tahu cara memecat karyawan dengan cara halus.

Buat perusahaan pun mesti tegas dalam bersikap kepada karyawan yang dapat membawa dampak kehancuran perusahaan. Pada akhirnya perbuatan memecat karyawan menjadi pemecahan paling persis untuk menjaga eksistensi perusahaan. Dibawah ini edukasi cara memecat karyawan dengan cara halus sesuai dengan prosedur :

1. Pastikan Standard Pekerjaan

Tiap tiap karyawan perlu untuk diberikan standard kerja sesuai dengan prosedur yang berlaku. Perusahaan yang bagus ialah perusahaan miliki ekspektasi yang jelas dari karyawan serta menerima umpan balik dari kerja hasil.

Seandainya perusahaan sudah tentukan standard pekerjaan yang jelas serta sistim penilaian terbuka pada tiap tiap karyawan. Dalam kondisi seperti itu tidak memerlukan heran seandainya karyawan bekerja di bawah standard maka mesti ikhlas berhenti bekerja.

2. Peringatan Sedini Mungkin

Berikan suatu peringatan sedini mungkin terhadap karyawan, seandainya karyawan sudah melakukan kekeliruan. Jangan sempat kekeliruan karyawan, malahan bikin perusahaan jadi rugi. Berikan peringatan sedini mungkin bakal berikan resiko baik pada kinerja karyawan, dikarenakan karyawan berasa pekerjaannya jadi perhatian maka bakal menambah mutu kerja karyawan.

3. Tambahkan Surat Peringatan

Biasanya perusahaan miliki prosedur surat peringatan terhadap karyawan yang bermasalah. Surat peringatan ini kerap dimaksud dengan SP (surat peringatan). Seandainya karyawan sudah miliki surat peringatan di atas tiga kali, jadi dengan cara otomatis karyawan tidak diperbolehkan untuk bekerja pada perusahaan.

Kehadiran surat peringatan, akan tambah bikin karyawan lebih berhati hati dalam melakukan kekeliruan. Rata-rata surat peringatan diberi terhadap karyawan bermasalah dengan sistim bertahap, akan tetapi kerapkali juga perusahaan berikan surat peringatan hingga surat peringatan ke tiga yang dikarenakan kekeliruan fatal.

Nah seperti tersebut berapa cara memecat karyawan dengan benar sesuai dengan prosedur tanpa ada membuat karyawan sakit hati, mudah-mudahan artikel ini berfaedah untuk perubahan perusahaan anda, terimakasih.